twitter
rss

Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Ok i don’t know how to start this, cause all the things are out of mind.
* Hmm in this section i would like to use Indonesian *
Baru aja nih, mungkin sebagian besar dari kalian mungkin udah tau klo Jembatan Mahakam 2 Tenggarong RUNTUUUUUUH, ROBOOOOH, AMBRUUUUK... gatau lg deh gimana gw ekspresikan kejadian yang benar-benar ga kebayang nih. Jembatan yg bs dibilang slah satu kebanggan kota tenggarong. Pas denger kejadian ini, gw serius ga percaya soalnya ga mungkin kebayang gitu jembatan sebesar itu dan juga terlihat kokoh seperti itu bsa roboh. Ga Cuma sampe situ, jembatan itu kan inventaris vital yg hubungin Tenggarong – Tenggarong sbrang/Samarinda. Bisa-bisa nya roboh gitu (bisa aja sih). Kelalain fatal terjadi jg sih pas td siang, jembatan itu sedang diperbaiki diperbaiki dan telah diberi tanda “Jembatan dalam perbaikan” namun tetep aja jalan itu dilewatin oleh bnyak kendaraan. Mungkin (mungkin aja ni lho) gara” perbaikan td siang yg dimulai skitar jam 2 td sudah bikin jembatan macet, dan itu bkin beban yg perlu ditanggung jmbatan smkin gede. Jadiii....
Yang yang pling gw pikirin saat ini adalah gmn kuliah gw. Saat ini gw kuliah d smd dan semenjak jembatan ini runtuh kemungkinan besar gw harus mempercepat rncana gw semester dpan buat ngekos lg d smd. Dan senin ini mau ga mau gw hrus brngkat bner-bner lbih awal soalnya gw hrus lewat loa duri dan loa janan buat sampai ke tmpat kuliah dan itu bakalan perluin waktu hampir 3 kali lipat dibanding klo lwat Alm.Jembatan Mahakam 2. Tapi yasudahlah, yg udah terjadi jalanilah dg baik. Pas denger cerita temen gw Amin Nughraga yg liat kejadian itu dengan kedua matanya jd merinding. Dia bilang klo dia liat kejadian itu pas lg ngisi bensin di POM, saat itu jembatan bergoyang hingga akhirnya runtuh. Dia jg melihat saat orang-orang yg berlumuran darah berenang ketepian.
Om gw emank pernah ngebahas soal jembatan yg sudah rusak ini sekitar 3 bulan lalu, dan dia yang udah ngeborong proyek itu bersama satu temannya yg saat ini ikut jd korban tewas. Namun karena “katanya” dana proyek itu atau anggarannya blum keluar, jd untuk sementara proyek tersbut ditunda. Dan dimulai lg sekitar 1 atau 2 hri yg lalu, namun kali ini om gw itu udh ga ikut dalam proyek ini lgi (jdi Alhamdulillah dia selamat).
Hingga tdi sore satu hal ini terjadi, Jembatan Mahakam 2 runtuh sekitar pukul 16.30WITA atau stgh 5 sore td. Dan dipasti’in memakan korban jiwa. Jumlah tepatnya gw ga tau. Tp biasanya jam setengah 5 itu jam sibuk dan itu emang sepertinya begitu.
Baru aja nih liat berita di TV One yang nyebutin korban jiwa bru sekitar 3 orang. Aku berharap emang gitu, tp abis dengerin temen-temen yg bilang klo ada puluhan motor ama mobil jg ada truk dan bus pastinya itu bukan jumlah yg sedikit. Tapi kita smua warga Indonesia pasti berdoa buat yang terbaik untuk para korban. Dan ketabahan bagi keluarga korban yang tidak selamat.
Ini nih, gw sdikit ngambil gambar keadaan Jembatan Mahakam dan sekitarnya "after the incident". Check it out!

*gw rendahin resolusi kameranya spya ga lama uploadnya*



#Note: gw bru dpet kabar lg nih, kapal feri yg ngangkut 1 mobil dan 8 motor tnggelam ditengah sungai saat mengangkut penumpang dri daerah Mangkurawang ke Loa apari.
#Note2: trnyata ada lebih dari 1 feri, ada 2 atau 3 feri yg tenggelam akibat kelebihan beban. Akibat jembatan yg roboh bnyak yg menggunakan feri.



Jakarta - Tim riset yang dipimpin Vijay Erramilli dari Telefonica Research di Spanyol membuat tiruan Twitter bernama Social Network Write Generator (SONG) untuk melakukan penelitian mengenai interaksi manusia. 

Untuk menghasilkan data, SONG berjalan dengan bantuan 16 komputer Pentium yang saling terkoneksi. 16 komputer ini kemudian bekerja mensimulasi jaringan di 'kembaran' Twitter tersebut. 

Dilansir New Scientist dan dikutip detikINET, Rabu (9/2/2011), dalam penelitiannya, tim riset mengumpulkan 12 juta tweet yang ditulis 2,4 juta orang pada 25 November hingga 4 Desember 2008. 

"Setelah menganalisa mereka, ditemukan bahwa tingkatnge-tweet umumnya terbentuk pada siang hari, kemudian akan menurun di malam hari. Namun kemunculan tweet ini juga kerap naik turun dalam cara yang bisa diprediksi dari hitungan detik hingga jam," papar Erramilli.

Dalam eksperimen ini juga ditemukan bahwa dengan meningkatnya jumlah tweet secara bertahap setiap detiknya, CPU mengalami overload karena menyebabkan jaringan terputus-putus pada tingkat 100 tweet per detik. 

'Twitter-Twitteran' ini selanjutnya mati total pada tingkat 150 tweet per detik. Maka bisa dibayangkan, berapa banyak unit pemroses data yang diperlukan untuk situs sebesar Twitter. 

Erramilli menyebutkan, SONG bisa dimanfaatkan sebagai model untuk analisa Twitter. Alasannya, model Twitter versi mini ini lebih memudahkan penelitian ketimbang meneliti menggunakan Twitter asli yang memuat aktivitas tweet dalam skala sangat masif. 

"Hasil analisa bisa digunakan untuk membantu perusahaan pengiklan, pembuat website, dan bisnis lainnya yang berniat memanfaatkan Twitter," tutup Erramilli.
( rns / ash ) 




Source: detik.com 

Powered by Blogger.